April 30, 2021 By fwse.info 0

Ini Panduan Pribadi yang Butuh Diatur dikala Gunakan WhatsApp, Signal, serta Telegram

Sehabis WhatsApp mengumumkan pembaruan kebijakan pribadi buat berbagi informasi dengan Facebook, jutaan pengguna migrasi ke Signal serta Telegram.

Signal serta Telegram dikira lebih andal serta nyaman dalam perihal melindungi pribadi pengguna. Tetapi bagi pakar keamanan siber Zak Doffman, tidak terdapat yang betul- betul andal, paling tidak sampai pengguna mengganti sebagian pengaturan keamanan dikala mengenakan ketiganya. Demikian dilansir dari Entrepreneur, Jumat( 29/ 1/ 2021).

Pergantian pengaturan pribadi ini buat membenarkan data pengguna dapat lebih terlindungi dikala mengenakan WhatsApp, Telegram, serta Signal.

Berikut merupakan panduan pribadi buat tiap- tiap aplikasi pesan, yang butuh diterapkan pengguna:

1. WhatsApp https://www.pondband.net/

Di WhatsApp, pesan individu ataupun group dilengkapi enkripsi end- to- end serta cuma pengguna yang dapat mengakses konten dari pesan.

Tetapi bagi Doffman, perkaranya terdapat pada metadata, ialah siapa, kapan, serta di mana dalam hubungannya dengan pesan, dan kontak serta data pengguna tentang fitur.

” WhatsApp masih dapat dipakai, tetapi berarti buat mengganti konfigurasi supaya senantiasa nyaman,” kata Doffman.

– Pengguna wajib menjauhi konten- konten jahat yang diterima.

Misalnya saja, yakinkan buat tidak klik link ataupun lampiran yang tidak dikenal asalnya.

– Nonaktifkan opsi simpan otomatis atas foto yang diterima ke galeri ponsel.

Triknya: buka Setting- Penyimpanan serta Informasi( Storage and Informasi)- Download media otomatis, seleksi opsi Nomor Media buat masing- masing opsi.

– Pakai no PIN, setelah itu aktifkan two- step verification

Perihal ini dapat menghindari pihak luar membajak akun Kamu dengan penipuan.

Triknya: Masuk ke Setting- Account- Two Step Verification serta seleksi serta simak opsi kala mengaktifkan pengaturan ini.

– Matikan backup

Pesan dilindungi enkripsi dikala dikirim, tetapi kala pengguna mengenakan opsi backup di WhatsApp, riwayat percakapan kalian hendak diunggah ke Apple ataupun Google Cloud.

Nah, kopian ini tidak dilindungi enkripsi, jadi lebih baik tidak mem- backup- nya.

Kala pengguna mengakses Telegram buat awal kalinya, pengguna wajib memasukkan no telepon.

Telegram hendak memohon pengguna memasukkan konfirmasi lewat pesan yang dikirim via SMS. Perkaranya, kala seorang mencuri kode tersebut, akun pengguna dapat dibaca, tercantum konten di dalamnya.

Buat itu bila ingin nyaman mengenakan Telegram, berikut perihal yang direkomendasikan:

– Aktifkan Two- step- verification( 2FA)

Triknya masuk ke Setting- Privacy and Security- tambahkan Password

– Ganti pengaturan privasi

Baca Juga : Hak Kekayaan Intelektual Untuk Paten Bisnis Anda

Pada pengaturan pribadi, memilih opsi” cuma kontak” yang dapat berbicara dengan kalian, sedangkan orang yang namanya tidak masuk dalam catatan kontak kalian, tidak dapat mengirim chat ke kalian.

Pengguna pula dapat menghalangi siapa saja yang dapat memandang profil mereka, status online terakhir, serta siapa saja yang dapat meningkatkan kontak kita ke group.

– Pakai lock code

Berarti buat membenarkan chat kita tidak diakses oleh siapa juga, buat itu pengguna Telegram butuh mengaktifkan lock code.

Triknya gampang: masuk ke Setting- pilih Privacy and Security- pilih Pascode Lock- masukkan kode kunci.